Agrobisnis

Blog Pertanian, perkebunan, agrobisnis, agroindustri dan agrowisata.

Fakta Seputar si Pedas

MAU tahu cara menakar kesegaran cabai? Lihat dari tangkainya. “Cabai yang dipetik lebih dari tuga hari tangkainya mulai mengerut meskipun bentuk buahnya masih terlihat segar,” ujar Nunung, bandar cabai di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. Bagi Nunung tangkai sepanjang 2,5 cm itu menentukan nilai jual antar sesama pedagang. Selisih harga dapat mencapai Rp1.000/kg.

Umur petik 0–1 hari, tangkai hijau segar

Umur petik 2–3 hari, ujung tangkai layu mulai keriput

Umur petik di atas 4 hari, tangkai keriput penuh

Cabai layu bisa menjadi sumber nafkah bagi sebagian orang. Dengan upah Rp1.000/kg, Samiati di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, bekerja membuang tangkai dari buah cabai layu sebelum si pedas itu dikeringkan.

Fluktuasi harga cabai dalam hitungan jam membuat supir pengangkut cabai berlaku bak pembalap Formula Satu, memacu truk secepat-cepatnya. Makan sampai kencing pun dilakukan dalam truk. Keterlambatan setiap satu jam dari jadwal tiba yang disepakati diberi sanksi denda Rp100 ribu. Sebaliknya, lebih cepat setiap satu jam diganjar bonus dengan nilai sama.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Januari 8, 2010 by in Agrobisnis and tagged , , .

Tukar Link yuk. Copypaste kode ini aja..
<a href="https://blogagrobisnis.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Agrobisnis"> <img src="https://blogagrobisnis.files.wordpress.com/2010/01/blog-agro.png" alt="Blog Agrobisnis"> </a>


%d blogger menyukai ini: