Agrobisnis

Blog Pertanian, perkebunan, agrobisnis, agroindustri dan agrowisata.

ORGANIK

Pelindung Pakcoi

Ulat grayak Spodoptera litura momok pekebun pakcoi. Produktivitas pakcoi anjlok jika imago ulat mengganyang daun. Daun yang dihasilkan pun berlubang sehingga harga jual rendah. Ujang Dayat, pekebun sayuran di Sindanglaya, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, menggunakan 7 lembar daun kacang babi Tephrosia vogelii untuk mengatasinya. Daun digerus, diekstrak, dan disemprotkan ke tanaman pakcoi. Pengalaman Ujang, ekstrak itu efektif mencegah imago ulat tentara berkembang.

Mimba vs Kutu Kebul

Riset Balai Penelitian Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian, Jawa Timur, menunjukkan populasi kutu kebul Bemisia tabaci di lahan kedelai dapat ditekan hingga 80% dengan penggunaan biji mimba. Caranya 50 gram serbuk biji mimba direndam semalam dalam 1 liter air dan 1 mililiter alkohol. Setelah difermentasi, ekstrak dicampur *dengan 1 gram deterjen. Penyemprotan pada sore hari dengan mencampur 400–600 liter air. Senyawa aktif utama biji mimba, azadirachtin, memengaruhi daya makan hama, menghambat perkawinan, memandulkan, dan menurunkan daya tetas telur sehingga populasi menurun.

Cegah Nematoda

Musuh bebuyutan para pekebun kubis, caisim, dan pakcoi adalah nematoda bengkak akar. Meloidgyne sp mengintai sejak di persemaian. Dampaknya pertumbuhan tanaman terhambat atau tanaman kerdil. Asep Mirwan mampu mencegah serangan nematoda itu. Periset di Balai Penelitian Tanah, Bogor, itu mengambil tanah semai 20 cm di bawah topsoil-permukaan tanah paling atas.

Habitat nematoda biasanya di topsoil. Ia juga menghindari mengambil tanah semai di dekat tanaman pisang yang biasanya ber-pH asam dan berkelembapan tinggi sehingga disukai nematoda. Asep mencampurkan 0,5 kg dolomit pada 50 kg tanah semai untuk menetralkan pH. Lalu ia menyiramkan air panas bersuhu 800 C di tanah persemaian untuk mematikan nematoda. Hasilnya bibit bebas serangan nematoda.

Pengaman Sayuran

Tabuhan Eriborus argenteopilotus mampu mengendalikan banyak serangga hama sayuran. Menurut Wiwin Setiawati, periset Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang, tabuhan menekan serangan ulat grayak Spodoptera litura hingga 24,71%; ulat Cocridolomia pavonana, 97,42%. Inang kedua hama itu sangat banyak seperti bawang merah dan brokoli. Parasitoid itu juga mengendalikan ulat penggerek Helicoverpa armigera pada tanaman tomat hingga 18,45%. serangga tabuhan “menyerang” hama pada fase larva sehingga populasi hama terkendali. Pekebun dapat melepaskan serangga tabuhan di lahan sayuran.

Iklan

One comment on “ORGANIK

  1. nirman ruhiyat
    April 5, 2010

    tmakash informasinya,sedikit saran sebaiknya ditambah dengan foto/gambar agar lebih mengerti wujud tumbuhan ya dimksd.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 29, 2009 by in Organik and tagged , .

Navigasi


Tukar Link yuk. Copypaste kode ini aja..
<a href="https://blogagrobisnis.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Agrobisnis"> <img src="https://blogagrobisnis.files.wordpress.com/2010/01/blog-agro.png" alt="Blog Agrobisnis"> </a>


%d blogger menyukai ini: